Kain Tenun dan Batik, Kekayaan Budaya Indonesia

Posted: March 4, 2010 in budaya, Knowledge
Tags: , , , , , , ,

Memintal benang dan menenun kain hingga menjadi mahakarya yang indah perlu keahlian serta ketrampilan tersendiri. Semakin terampil, kian indah kain tenun dan songket Bali yang dihasilkan. Mulai dari tenun corak tradisional kuno hingga corak yang sudah dikembangkan mengikuti perkembangan zaman dan permintaan pasar. Tak hanya itu, kain tenun tradisional juga dapat jadi busana dengan mode terkini. Seperti yang terlihat dalam pameran busana di Denpasar, Bali, baru-baru ini.

Selain kain tenun, Indonesia juga kaya dengan budaya batik. Kini, ada batik tradisi baru yang namanya diambil dari nama batu. yaitu batik plumpungan. Batik ini ada di Salatiga, Jawa Tengah. Menurut Yuni Astuti, pengrajin batik, batu plumpungan merupakan prasasti simbol Kota Salatiga zaman dulu. Seperti namanya, batik ini menitikberatkan pada gambar batu. Coraknya beragam, seperti corak bayangan, kuping gajah, watu rumpuk, dan masih banyak motif lainnya.

Proses pengerjaannya sama dengan batik lainya. Pola dibuat, diberi warna, dicelup, dan dicap. Harga batik ini juga cukup terjangkau, mulai dari Rp 30 ribu  per potongnya.

Liputan6.com, Denpasar, 28/02/2010

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s