Sosialisasi Makanan Tradisional Indonesia dan Obat Bahan Alam

Posted: September 16, 2009 in Event
Tags: , , , , , , , , , , , ,

Kemampuan generasi penerus dalam menguasai, memanfaatkan, dan memajukan iptek mempunyai peran yang menentukan dalam meningkatkan daya saing bangsa. Upaya sungguh-sungguh untuk memperkuat penguasaan, pemanfaatan, dan pemajuan iptek perlu dilakukan secara terus menerus di kalangan generasi penerus. Berbagai kegiatan dilakukan untuk perkembangan iptek, seperti penelitian, pertukaran informasi, dan alih teknologi diberbagai bidang kehidupan masyarakat termasuk bidang kesehatan dan pangan.

Dalam bidang kesehatan, obat modern sudah sedemikian melonjak harganya disamping mengandung zat-zat kimia yang membuat sebagian besar masyarakat kita beralih kepengobatan tradisional atau menggunakan obat bahan alam (obat tradisional). Disamping itu dalam bidang pangan, sejalan dengan perkembangan zaman, mendorong masyarakat lebih menyukai makanan siap saji dan makanan-makanan jajanan yang berlabel luar negeri. Akibatnya, anak-anak lebih menggemari makan siap saji daripada makanan lokal, seperti klepon, carabikang, es palubutung, bubur kampiun dan lain sebagainya yang amat beragam bentuk, bahan dan cita rasanya. Bahkan di perkotaan makanan lokal tersisih dan tidak dikenal lagi di kalangan generasi penerus.

Kecintaan akan produk-produk hasil penelitian bangsa Indonesia, yang berupa kearifan tradisional, terutama dalam pengolahan makanan tradisional maupun obat bahan alam perlu terus ditingkatkan. Sementara itu generasi penerus sedapat mungkin sejak dini telah diperkenalkan dengan kearifan tradisional sebagai bagian dalam kehidupannya sehari-hari dan sebagai salah satu kekayaan budaya bangsa Indonesia.

Sementara itu, berdasarkan hasil survei terhadap siswa-siswi sekolah dasar di berbagai daerah beberapa waktu yang lalu, hampir 80 % anak-anak tidak mengenal apa itu obat bahan alam (obat tradisional) yang bahan dasar pembuatannya dari tumbuhan-tumbuhan obat yang banyak tersebar di berbagai daerah di Indonesia. Dan jangan lupa, bahwa Indonesia adalah negara terbesar kedua setelah Brazil yang mempunyai tanaman yang berkhasiat obat.

Dengan pertimbangan itu, Kementerian Negara Riset dan Teknologi melalui Asisten Deputi Urusan Pengembangan Budaya Iptek, Deputi Bidang Dinamika Masyarakat menerbitkan Buku Pendidikan Dasar Makanan Tradisional dan Buku Pendidikan Dasar Obat Bahan Alam. Buku dicetak dalam bentuk komik sebagai suplemen bacaan anak-anak sekolah dasar, sebagai upaya untuk mengubah pola pikir, pola sikap, dan pola tindak serta menumbuhkan minat dan kecintaan generasi penerus terhadap makanan tradisional dan obat bahan alam.

Dalam rangka mewujudkan upaya di atas, kami mengundang siswa-siswi sekolah dasar kelas 4 dan 5 untuk hadir dalam pertemuan sosialisasi yang akan dilaksanakan pada:
Hari, tanggal : Rabu, 28 Oktober 2009,
Pukul : 09.00 s.d. selesai
Tempat di : Lobby Gedung 2 BPP Teknologi lt. 3,
Jl. M.H. Thamrin no. 8.

Acara akan dimeriahkan oleh ‘Pendongeng Anak’ Kak Kusumo dan Pasar Tradisional Mini.

Bagi yang berminat silahkan mendaftar melalui email: minah@ristek.go.id dengan menyebutkan identitas lengkap (nama, sekolah, kelas, alamat dan nomor telepon yang mudah dihubungi). Mengingat tempat yang terbatas, pendaftaran ditutup tanggal 12 Oktober 2009. Keterangan lebih lanjut dapat menghubungi : Siti Aminah (Mien Panggabean) di 0818708607, atau Edi Sumedi di 021-3169215.

Salam Iptek.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s